“Saya berusaha membuka ikatannya. Setelah lepas, ternyata tangannya sudah kaku. Langsung saya larang orang masuk karena saya lihat sudah kaku,” tambah Jansen.
Menurut Jansen, tidak ditemukan luka akibat senjata tajam di tubuh Petry. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara.
Baca Juga:
Gubernur Banten Andra Soni Ajak HIPMI Garap Potensi Besar Sektor Agrikultur Daerah
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, bahkan turut hadir langsung dalam proses olah TKP.
Yudha menyatakan, dugaan kuat mengarah pada aksi perampokan. Hal itu berdasarkan kondisi pintu belakang rumah korban yang rusak akibat didobrak paksa.
“Dari pintu belakang kami cek TKP ada rusak didobrak. Hal itu terlihat dari engsel pintu yang rusak, diduga para pelaku masuk ke sana,” ujar Yudha.
Baca Juga:
Menghidupkan Semangat Kartini, Srikandi PLN Banten Utara Perkuat Kinerja Layanan melalui Peran Strategis Srikandi di Berbagai Lini
Ia juga menduga bahwa pelaku lebih dari satu orang.
“Dugaannya pelaku lebih dari satu orang,” lanjutnya.
Sementara itu, dua anak korban yang masing-masing berusia lima dan tujuh tahun saat ini dititipkan ke kerabat terdekat.