WAHANANEWS.CO, Jakarta - Polres Metro Bekasi mengungkap motif di balik kasus penyekapan dan penganiayaan seorang wanita oleh kekasihnya sendiri yang dipicu oleh rasa cemburu dan menuduh korban TS memiliki hubungan dengan orang lain.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka utama berinisial HSLT tega menganiaya kekasihnya karena curiga dan melontarkan tuduhan kepada korban.
Baca Juga:
Polisi Dihujani Batu Saat Selamatkan Wanita yang Disekap Mantan Pacar di Kendari
"Motifnya itu karena cemburu. Jadi pacarnya ini menuduh ceweknya ini ada (hubungan) dengan orang lain lah. Motifnya seperti itu," kata Jerico saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Tersangka yang berhasil diamankan baru satu orang, yang merupakan karyawan tersangka utama berinisial HSLT. "Dia karyawannya (HSLT), kemudian dia membantu," kata Jericho.
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Bekasi mengerahkan personel untuk memburu seorang laki-laki berinisial HSLT, terduga pelaku penganiayaan secara berulang terhadap kekasihnya di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Baca Juga:
Polisi Buka Peluang Jerat Taufik Hidayat dengan Kasus Baru
"Saat ini, personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama tim Opsnal Satreskrim masih berada di lapangan untuk melacak keberadaan dan mengejar terlapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/7).
Budi mengatakan pengejaran itu menjadi prioritas untuk memastikan kepastian hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Ia juga mengimbau terlapor agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri.
Dia menyebutkan kasus itu bermula dari laporan korban, seorang perempuan berinisial TS, yang mendatangi Markas Polres Metro Bekasi dengan kondisi luka lebam pada bagian wajah dan tangan.