"Sempat
dianiaya, dan disiram (air) cabai," ungkap Sempana.
Ia
menduga, aksi kabur itu sudah direncanakan.
Baca Juga:
BNNP Sumut Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Narkotika Sekaligus Pemusnahan Barang Bukti
Apalagi, mereka
sampai meracik air cabai dalam botol air mineral untuk disiram ke petugas.
Kemungkinan
besar, cabai diperoleh mereka dari sisa-sisa makan yang dijatah untuk para
tahanan.
"Anggota
kita gelagapan, kan. Terus dikeroyok
sama mereka itu, ada lima orang. Terus kabur," katanya.
Baca Juga:
Lembaga FOKUS RNI, BNNP Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan Sinergitas Wujudkan Penanganan Penyalahgunaan Zat
Kelima
tahanan itu adalah Rahmat Hidayatulloh alias Muhammad Isbandi, Zulfikar,
Muhammad Junaidi, Irwanda, dan Marzuki Ahmad.
Mereka
berasal dari sejumlah daerah, seperti Kabupaten Batubara, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten
Bireun, dan Kota Batam.
Beberapa
dari mereka sudah divonis, sementara yang lainnya masih menunggu proses
persidangan.