WAHANANEWS.CO – Komunitas A-Green berhasil meraih Juara I Lomba Urban Farming Kampung Mandiri Pangan tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam ajang Festival Urban Farming 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026.
Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Kreatif Festival (JKF) tersebut menjadi wadah kolaborasi, edukasi, dan inovasi untuk mendorong pengembangan pertanian perkotaan yang modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Baca Juga:
Kemeriahan HUT Ke-9 Komunitas A-Green, Mengakar di Hati
Dalam ajang tersebut, A-Green yang mewakili Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, berhasil dinobatkan sebagai Juara I Kategori Urban Farming Kampung Mandiri Pangan tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Penghargaan berupa plakat dan hadiah uang tunai sebesar Rp25 juta diserahkan kepada perwakilan A-Green, Dewi dan Liana, yang mewakili pengurus komunitas.
A-Green Raih Juara 1 Lomba Urban Farming Kampung Mandiri Pangan Tingkat DKI Jakarta [WAHANANEWS / A-GREEN]
Baca Juga:
Puncak HUT ke-9 A-Green Sekaligus Pengumuman Pemenang Lomba dan Kompetisi Digelar 1 Juni 2026
Pengelola A-Green, Andi Tjahja, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi A-Green untuk terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperluas gerakan penghijauan di wilayah perkotaan.
"Urban farming merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjadi solusi penghijauan kota yang dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya di Jakarta," ujar Andi dalam keterangan tertulis yang diterima WahanaNews.co, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, penerapan urban farming akan semakin optimal apabila dipadukan dengan pengelolaan sampah organik. Menurutnya, kedua program tersebut saling melengkapi dan membentuk sistem pengelolaan lingkungan yang terpadu serta berkelanjutan.
"Melalui pemanfaatan sampah organik menjadi kompos untuk kebutuhan pertanian perkotaan, akan tercipta siklus yang utuh dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat," jelasnya.
Andi berharap pengalaman yang dimiliki A-Green dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat maupun komunitas lain yang ingin mengembangkan konsep urban farming di lingkungannya.
"Kami berharap ke depan dapat berbagi pengalaman dan praktik baik kepada berbagai pihak yang ingin mengembangkan urban farming sebagai bagian dari gerakan menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan," pungkasnya.