Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, sebanyak 80 warga terdampak dan 24 di antaranya memilih mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman.
BPBD Kabupaten Sukabumi hingga kini masih melakukan asesmen lanjutan dan pemantauan di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Tulungagung, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Daerah
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan.
Prakiraan cuaca sepekan ke depan menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
BPBD Kabupaten Blitar memberikan bantuan logistik dan bersama warga bahu membahu perbaiki rumah yang rusak pascaditerjang angin kencang di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Sumber foto: BPBD Kabupaten Blitar]
Baca Juga:
Hujan dan Angin Kencang Terjang Bogor Utara, Lima Rumah Rusak
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Saat hujan lebat disertai angin kencang terjadi, masyarakat diminta tetap berada di dalam rumah atau berlindung di bangunan yang kokoh serta menghindari berteduh di bawah pohon rimbun, tiang reklame, maupun bangunan rapuh.