Bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan penanganan darurat, seperti perlengkapan dan peralatan, sandang, kendaraan operasional, hingga bahan kebutuhan pokok.
Penyaluran bantuan logistik masih terus dilakukan secara berkelanjutan ke daerah-daerah yang membutuhkan dukungan, baik di Provinsi Sumatra Utara maupun Aceh, guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Baca Juga:
PMI Sumedang, Wabup Sumedang Lepas Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera
Untuk hari berikutnya, Sabtu (10/1/2026), Poslog Kualanamu merencanakan pendistribusian bantuan melalui jalur darat dan udara.
Pengiriman via darat akan diarahkan ke wilayah Sibolga, Bener Meriah, serta Kabupaten Langkat. Sementara itu, bantuan seberat 2 ton direncanakan dikirimkan melalui jalur udara ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Sebagai bagian dari persiapan distribusi, personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan pengemasan bantuan sejak sore hari agar proses pengiriman sesuai dengan rencana dan kebutuhan logistik di masing-masing wilayah tujuan.
Baca Juga:
Pelepasan Penyaluran Bantuan Logistik Dampak Longsor di Surian oleh Wakil Bupati Sumedang
Berdasarkan pendataan Poslog yang berada di bawah koordinasi BNPB, masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak di lapangan.
Bantuan non-pangan yang disiapkan untuk pendistribusian esok hari (10/1/2026) ke wilayah Aceh dan Sumatra Utara. Logistik tersebut dipersiapkan melalui Pos Logistik Kualanamu yang dikelola BNPB.
Kebutuhan tersebut antara lain tenda keluarga, perlengkapan kebersihan, pakaian, matras, selimut, kasur lipat, perlengkapan mandi, peralatan sekolah, peralatan dapur dan makan, obat-obatan, serta bahan permakanan.