WAHANANEWS.CO, Jakarta - Polemik susu program pemerintah yang tiba-tiba muncul di rak minimarket akhirnya dijawab Badan Gizi Nasional, menegaskan mereka tak pernah terlibat dalam produksi maupun penjualannya, Jumat (3/4/2025).
adan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait viralnya produk susu yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ditemukan dijual di minimarket.
Baca Juga:
BGN Perketat Kontrol, Dapur MBG Wajib Lolos 3 Sertifikasi
"BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen manapun, jadi kalau ada produsen yang untuk pemasarannya kemudian membuat tulisan susu sekolah, saya kira itu upaya dari yang bersangkutan," kata Kepala BGN Dadan Hindayana, Kamis (2/4/2025).
Ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program MBG tidak ada penunjukan produsen tertentu untuk penyediaan susu bagi penerima manfaat.
"Seluruh SPPG membeli di supermarket atau UMKM, tidak ada misalnya kita memberikan produsen tertentu ini kami beli susunya, begitu, mungkin ada produsen yang berusaha supaya produknya laku kemudian dijual di pasaran," ujarnya.
Baca Juga:
Mengaku Ditekan “Cucu Menteri”, Kepala SPPG Mengadu ke BGN
BGN menjelaskan bahwa berdasarkan standar operasional prosedur, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) justru diwajibkan membeli kebutuhan seperti susu dari pelaku usaha lokal guna mendorong ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang juga menegaskan lembaganya tidak pernah memproduksi susu dalam bentuk apa pun yang mengatasnamakan program MBG.
"Kita MBG nggak pernah punya atau bikin susu, enggak, enggak pernah ada, BGN enggak pernah bikin susu, ya," kata Nanik.