Berdasarkan laporan terkini per Jumat (9/1/2026), kondisi banjir di wilayah tersebut mulai berangsur surut.
Petugas gabungan melakukan penyedotan dan pembersihan pascabanjir yang terjadi di Kota Bandar Lampung (10/01/2026). [Sumber: BPBD Kota Bandar Lampung]
Baca Juga:
BNPB Targetkan Huntara di Kabupaten Agam Rampung Sebelum Ramadhan
Sementara itu, di wilayah Kalimantan Selatan, banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Tapin. Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan peningkatan debit air pada Sabtu (3/1/2026).
Sedikitnya 16 desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak kejadian ini. BNPB mencatat sebanyak 3.660 jiwa terdampak, serta 14 unit fasilitas pendidikan ikut tergenang banjir.
Menyikapi rangkaian kejadian bencana tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan, terutama di tengah potensi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga:
Stok Beras Nasional Capai 3,3 Juta Ton, Bulog Siap Hadapi Lonjakan Kebutuhan 2026
Masyarakat juga diharapkan dapat melakukan langkah mitigasi sederhana, seperti evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras berlangsung lebih dari satu jam dan debit air menunjukkan peningkatan signifikan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.