WahanaNews.co |
Juru
Bicara (Jubir) Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, menyampaikan kabar duka
meninggalnya Budi Djarot.
Budi Djarot, yang merupakan seniman dan juga pentolan Gerakan Jaga
Indonesia (GJI), meninggal dunia hari ini, Minggu (27/6/2021), sekitar pukul
17.45 WIB.
Baca Juga:
Breaking News! Penyanyi dan Penulis Lagu Batak, Andre Silaen Meninggal Dunia
Hal itu disampaikan Fadjroel Rachman melalui akun Twitter pribadinya hari ini.
"Innalillahi w.r.
Barusan dapat kabar dari Mas @ErrosDjarot40 atas wafatnya Mas Budi Djarot,"
tulis Fadjroel.
Fadjroel menyampaikan terimakasih atas segala bantuan dan
perhatian yang telah diberikan almarhum selama ini.
Baca Juga:
Tito Karnavian Kenang Kebaikan Bunda: Ibu Sambung Tak Pernah Marah Sama Anak-anaknya
"Mas budi sdh
pergi"terimakasih buat segala bantuan dan perhatiannya," lanjutnya.
Fadjroel juga mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya almarhum,
dan berdoa husnul khotimah.
"Kami sekeluarga ikut
berdukacita, semoga almarhum husnul khotimah," pungkasnya.
Seperti diketahui, Budi Djarot merupakan seorang seniman dan politisi,
sekaligus pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI).
Budi Djarot merupakan adik kandung seniman yang juga politisi
PDIP, Eros Djarot.
Budi dikenal aktif dalam mimbar bebas pada aksi 27 Juli, 24 tahun
silam.
Budi sempat menjadi sorotan saat dirinya dituding menggerakan
massa membakar poster mantan pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab.
Pada tahun 1998, Budi Djarot ternyata pernah membentuk sebuah
lembaga kemanusiaan yang memiliki beberapa armada ambulans, dan masuk dalam
wilayah kerusuhan dengan cover
lembaga kemanusiaan.
Pada tahun 2014, Budi juga tercatat pernah ikut mencalonkan
dirinya di Caleg DPR RI nomor urut 8 dari Partai Amanat Nasional.
Nomor urut 8 bisa dikatakan sebagai nomor urut cantik, karena sama
dengan nomor urut PAN saat itu, yaitu nomor 8 juga.
Dapil Budi Djarot saat itu meliputi wilayah Provinsi Yogyakarta.
Kalah Pileg 2014, Budi Djarot sempat menghilang, dan muncul
kembali di Pilkada DKI tahun 2017, serta Pilpres 2019.
Budi Djarot memiliki sejarah yang cukup panjang di dunia politik,
dan dikenal luas di kalangan politisi-politisi papan atas maupun pejabat.
[qnt]