WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung cepat setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai kepala lembaga tersebut untuk melanjutkan dan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Penunjukan Nanik menjadi sorotan karena dilakukan tidak lama setelah Presiden merombak jajaran pimpinan BGN menyusul pergantian Dadan Hindayana dari kursi kepala badan.
Baca Juga:
Jangan Asal Makan Ikan, 10 Jenis Ini Ternyata Bisa Mengandung Merkuri Tinggi
“Penunjukan ini didasarkan pada pengalaman, rekam jejak, serta keterlibatan langsung beliau dalam pelaksanaan dan koordinasi program MBG sejak awal,” jelas Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangan pers, Rabu (3/6/2026).
Menurut Meutya, Presiden membutuhkan figur yang memahami kondisi lapangan sekaligus mampu mengoordinasikan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program strategis tersebut.
Pada fase percepatan program MBG saat ini, kemampuan membangun koordinasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kebutuhan utama agar target pemerintah dapat tercapai secara optimal.
Baca Juga:
Tanpa Truk dan Crane, Manusia Purba Bisa Pindahkan Batu 'Stonehenge' 6 Ton Sejauh 700 Km
Selain faktor pengalaman, pemerintah juga melihat penunjukan Nanik sebagai sinyal semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.
Susunan kepemimpinan baru BGN tidak hanya menghadirkan Nanik sebagai kepala badan, tetapi juga dua wakil kepala baru yang akan mendampingi pelaksanaan program MBG.
“Kompetensi, integritas, dedikasi, dan kemampuan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat tetap menjadi dasar utama dalam pemberian amanah,” tegas Meutya.