Selain menyalurkan Dana Tunggu Hunian, BNPB juga menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga Lhokseumawe yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Pekerja sedang melakukan pemasangan listrik pembangunan hunian sementara di Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara, Kota Lhokseumawe. Hingga Jumat (30/1/2026) progress pekerjaan mencapai 80%.
Baca Juga:
BNPB Catat Rangkaian Bencana di Sejumlah Daerah, Longsor dan Banjir Dominasi Kejadian
Saat ini, sebanyak 67 unit huntara masih dalam tahap pembangunan dengan progres pengerjaan mencapai 80 persen.
Huntara tersebut dibangun di empat lokasi, yakni 55 unit di Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, 10 unit di Desa Jambo Timur, Kecamatan Blang Mangat, serta masing-masing 1 unit di Desa Ulee Jalan dan Desa Uteunkot.
Progress pembangunan hunian sementara di Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara, Kota Lhokseumawe. Hingga Jumat (30/1/2026) progress pekerjaan mencapai 80%.
Baca Juga:
Pasca Banjir Bandang Bener Meriah, BNPB Tekankan Relokasi dan Prinsip Build Back Better
Setiap unit huntara dilengkapi dengan ruang tidur, kamar mandi, sambungan listrik, serta berbagai perlengkapan penunjang aktivitas sehari-hari.
Pemerintah menargetkan pembangunan huntara rampung pada 5 Februari, dan mulai dapat dihuni pada 7 Februari.
Percepatan pembangunan terus dilakukan agar masyarakat terdampak dapat menjalani ibadah puasa Ramadhan di lingkungan yang lebih aman, layak, dan nyaman.