WahanaNews.co, Jakarta - Aksi demo tolak konser Coldplay yang digelar sekelompok massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Anti atau Granati LGBT di sekitar kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dipastikan Polda Metro Jaya Jakarta tanpa pemberitahuan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau kepada massa untuk tidak bertindak provokatif dan anarkistis.
Baca Juga:
Dugaan Gratifikasi Staf Ahli Kemenkeu Masuk Radar Kejagung
"Sejauh ini Polda Metro Jaya belum menerima pemberitahuan apa pun dan tentunya kami mengimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang di luar koridor prosedur hukum," kata Trunoyudo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/11/2023) melansir Suara.com.
Trunoyudo memastikan tindak tegas akan dilakukan apabila massa melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Namun menurutnya tindak tersebut akan diambil sebagai upaya terakhir.
"Langkah tindakan hanya kami lakukan sebagai langkah terakhir. Harapannya kami sama-sama meningkatkan mewujudkan rasa aman sehingga semua bisa berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku," katanya.
Baca Juga:
Reuni 212 Digelar Lagi di Monas, Habib Rizieq Dipastikan Hadir
Ancam Bubarkan Konser
Sekelompok massa mengatasnamakan Granati LGBT menggelar demo tolak konser grup band Coldplay di SUGBK, Jakarta, pada Rabu (15/11/2023) siang ini.
Koordinator Granati LGBT Buya Husein mengklaim total massa yang hadir mencapai seribu orang.