"Sebaiknya buzzer ini ditiadakan saja, karena pemerintah sudah ada pejabat
humas yang menjawab jika kritik pers perlu direspons, atau dari para pemangku
jabatan publik langsung," lanjutnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, menekankan mengenai pentingnya kritik
dan saran bagi pemerintah.
Baca Juga:
Presiden Jokowi Bebaskan Kaesang Pangarep yang Ingin Terjun ke Dunia Politik
Menurut Pramono, kritik yang keras dan
terbuka akan membuat pembangunan lebih terarah.
"Sebagai negara demokrasi,
kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung.
Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga dan bagi
pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu, menguatkan
pemerintah. Dan kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik
yang keras karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah
dan lebih benar," kata Pramono, saat menyampaikan ucapan selamat Hari
Pers Nasional 2021, seperti ditayangkan akun YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa
(9/2/2021). [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.