WAHANANEWS.CO, Jakarta - Gempa bumi merupakan salah satu gejala alam yang terjadi akibat adanya getaran atau guncangan pada permukaan tanah.
Fenomena ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain pergeseran lempeng tektonik (patahan) maupun aktivitas vulkanik dari gunung berapi yang masih aktif.
Baca Juga:
Badan Geologi Kerahkan Tiga Tim Darurat Tangani Dampak Gempa M7,3 di Sulut dan Malut
Indonesia termasuk dalam wilayah yang sangat rawan terhadap bencana gempa bumi.
Hal ini disebabkan oleh posisi geografisnya yang terletak di zona pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.
Secara geologis, Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah utara dan menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Baca Juga:
Gempa M 7,6 Guncang Wilyah Sulut: Peringatan Tsunami Hingga Radius 1000 Km
Di sisi lain, Lempeng Pasifik memiliki arah pergerakan ke arah barat.
Pergerakan lempeng-lempeng ini terjadi terus-menerus, menyebabkan tekanan yang bisa sewaktu-waktu dilepaskan dalam bentuk gempa.
Sebagian besar jalur pertemuan antar lempeng tersebut berada di dasar laut.