WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pengelolaan aset negara di sektor energi melalui skema kerja sama strategis dengan badan usaha.
Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian sewa Barang Milik Negara (BMN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) bersama PT Nusantara Regas.
Baca Juga:
Tarif Listrik PLN Periode Juli–September 2026 Tidak Berubah, Pemerintah Utamakan Stabilitas Nasional
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) ESDM, Sumartono, bersama Direktur Utama PT Nusantara Regas, M. Iskandar Mirza.
Kegiatan ini berlangsung di Wisma Nusantara, Jakarta, pada Kamis (9/4/2026), sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan aset negara guna mendukung ketahanan energi nasional.
Dalam sambutannya, Sumartono menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BMN agar semakin transparan, akuntabel, serta memberikan nilai tambah bagi negara.
Baca Juga:
Pemprov Papua Genjot PAD Lewat Migas dan Perluas Listrik ke Wilayah 3T
Ia menyebut kerja sama ini tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan negara, tetapi juga mendukung distribusi energi, khususnya gas bumi, kepada sektor hilir.
"Dari sisi pengelolaan BNM, menghasilkan penerimaan negara, dari sisi industri gas, hilirnya bisa mengalirkan gas. Semuanya itu tentunya dalam rangka ketahanan energi di Indonesia," ujar Sumartono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses kerja sama tersebut.