“Bagaimana seseorang bisa terinfeksi HIV juga berbeda-beda. Ada yang tentunya karena pergaulan yang salah, ada juga yang melalui penggunaan narkoba yang selama ini menjadi kekhawatiran,” papar Emil.
“Anak-anak berada di sekolah dari Senin sampai Jumat, dari pagi hingga siang atau sore hari. Di luar waktu itu, keluarga juga perlu menjadi mitra dalam menjaga anak-anak muda kita dari pergaulan yang salah,” terangnya.
Baca Juga:
Kampanye Peringatan Hari AIDS Sedunia Ajak Warga Jangan Asingkan ODIV
Sebelumnya, salah satu akun X atau dulunya Twitter, @heyfannnnn mengunggah cuitan mengenai isu kasus HIV di Sidoarjo.
“Itu kasus yang di Sidoarjo beneran enggak sih? Serem banget Ya Allah, seremnya melebihi Covid-19,” tulisnya dalam tweet yang diunggah pada Kamis, 23 Juli 2026.
Ia kemudian menyertakan sebuah tangkapan layar menunjukkan dua bocah berseragam SD dengan tulisan, “522 anak dan remaja di Sidoarjo terpapar HIV, termasuk Anak PAUD dan TK.”
Baca Juga:
Benarkah HIV Menular Lewat Nyamuk dan Sentuhan? Ini Penjelasan Lengkapnya
“Maksud dari serem melebihi Covid tuh karena ini HIV, enggak bisa sembuh. Tapi jumlah segitu tadi hoax ya,” tulisnya lagi.
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.