Petugas BPB Kab. Sekadau melakukan pendataan dan pemantauan lokasi terdampak banjir dan longsor, Kamis (8/1/2026). [Sumber: BPBD Kab. Sekadau].
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 3.545 kepala keluarga atau 11.583 jiwa dilaporkan terdampak.
Baca Juga:
Pemerintah Pusat-Daerah Perkuat Koordinasi Tangani Dampak Banjir Bandang di Sitaro
Sejumlah akses jalan dan jembatan tidak dapat dilalui akibat terendam banjir dengan ketinggian muka air berkisar antara 0,5 hingga 2 meter.
Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman, sementara warga lainnya bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu kondisi membaik.
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, BPBD Kabupaten Majalengka mencatat kejadian banjir pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Baca Juga:
Bangkit Pascabanjir, Bukit Tempurung Kuala Simpang Terus Berbenah dengan Semangat Gotong Royong
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan Sungai Cilutung meluap.
Sebanyak 279 kepala keluarga di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Petugas BPB Kab. Sekadau melakukan pendataan dan pemantauan lokasi terdampak banjir dan longsor, Kamis (8/1/2026). [Sumber: BPBD Kab. Sekadau].