“IMMICare kami hadirkan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian secara darurat tetap terlayani dengan cepat dan tepat. Tidak hanya di rumah sakit, layanan ini juga menjangkau pasien yang dirawat di rumah,” ujar Hajar dalam dalam lepasan pers.
Ia menjelaskan, IMMICare tidak hanya melayani percepatan penerbitan paspor, tetapi juga memberikan pendampingan hingga proses keberangkatan ke luar negeri.
Baca Juga:
Hubungan Sesama Jenis Berujung Maut, Pria di Batam Habisi Mantan Kekasih
“Kami juga memfasilitasi pasien dan keluarga saat akan berangkat ke luar negeri melalui jalur khusus tanpa antre. Dalam proses ini, kami turut berkoordinasi dengan Badan Karantina Kesehatan untuk penerbitan izin angkut,” tambahnya.
Menurutnya, layanan ini dirancang sebagai bentuk pelayanan humanis yang terintegrasi, sehingga masyarakat tidak terbebani prosedur berbelit di tengah kondisi darurat.
IMMICare sendiri merupakan inovasi layanan berbasis jemput bola yang ditujukan bagi masyarakat dengan keterbatasan, seperti pasien sakit, lansia, hingga kondisi darurat lainnya.
Baca Juga:
Marinir TNI AL Siaga di Pulau Nipa, Perbatasan RI-Singapura Dipantau Ketat
Di tengah berbagai isu yang berkembang, kehadiran layanan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Imigrasi Batam terus dilakukan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
[Redaktur: Sutrisno]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.