WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membocorkan rencana besar pengembangan jaringan kereta api di Pulau Sumatra, yang ditargetkan dapat menghubungkan Bandar Lampung hingga Banda Aceh.
Proyek tersebut menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatra yang saat ini masih terpisah-pisah.
Baca Juga:
KAI Mau Pakai Teknologi Automatic Train Protection Cegah Tabrakan Kereta Api Terulang
Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, pengembangan jaringan kereta lintas Sumatra menjadi salah satu prioritas jangka panjang perusahaan bersama pemerintah.
"Berdasarkan arahan dari Pak Presiden, itu untuk melakukan pengembangan jaringan di Pulau Sumatra, yaitu bagaimana kita menghubungkan antara Banda Aceh dengan Bandar Lampung," kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Minggu (14/6/2026) melansir CNBC Indonesia.
Adapun saat ini jalur kereta api di Sumatra masih belum tersambung secara utuh, dari ujung utara hingga selatan pulau. Operasional kereta masih berjalan dalam beberapa segmen yang terpisah sehingga belum membentuk satu koridor terintegrasi.
Baca Juga:
Investigasi Awal KNKT Soal Tabrakan Argo Bromo Vs KRL, Berikut Hasilnya
"Kalau kita lihat yang existing sekarang itu hanya sepotong-sepotong dari Bandar Lampung itu sampai Palembang gitu ya. Kemudian dari Bandar Lampung itu sampai Lubuk Linggau. Kemudian dari Medan juga sedikit ya. Dari Padang juga sedikit," ujarnya.
Berdasarkan roadmap pengembangan yang dipaparkannya, tahap awal akan difokuskan pada penyambungan jalur di wilayah Sumatra bagian utara. Prioritas pertama adalah menghubungkan Banda Aceh dengan Besitang, Sumatra Utara, yang selama ini masih terputus.
"Nah prioritas kita yang pertama itu adalah menghubungkan antara Banda Aceh dengan Besitang, itu totalnya sekitar 478 km. Ini DED (Detail Engineering Design)-nya kita lagi bikin ya," ungkap Bobby.