WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program dan Kegiatan Bidang Keolahragaan Tahun 2026 di Kantor Kemenko PMK, Kamis (5/3/2026).
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, yang sebelumnya disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) mengenai Program Prioritas Nasional di bidang keolahragaan.
Baca Juga:
39 RSUD Belum Lengkap Spesialis, Pemerintah Siapkan Skema Afirmasi ASN
Rakor tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito.
Dalam forum tersebut dibahas berbagai langkah strategis guna memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam rangka mendukung pembangunan olahraga nasional yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Selain itu, rapat ini juga bertujuan mempercepat implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai kerangka utama pengembangan olahraga Indonesia.
Baca Juga:
Kemenko PMK Dorong Kebijakan Kepemudaan Lebih Terarah dan Terukur
Warsito menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan olahraga nasional.
Menurutnya, keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga diperlukan agar program pengembangan olahraga dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.
“Rakor ini merupakan tindak lanjut arahan Menko PMK dalam Rapat Tingkat Menteri Program Prioritas Nasional Keolahragaan, sekaligus untuk memastikan berbagai program pembangunan olahraga dapat berjalan terkoordinasi dan selaras dengan Desain Besar Olahraga Nasional,” ujar Warsito.
Ia menjelaskan bahwa melalui forum koordinasi tersebut pemerintah berupaya memperkuat kolaborasi antar lembaga guna mendukung pembangunan olahraga nasional secara menyeluruh.
Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pencarian dan pembinaan talenta atlet muda hingga penguatan ekosistem olahraga yang mampu mendukung peningkatan prestasi.
“Pembangunan olahraga nasional membutuhkan sinergi yang kuat antar kementerian dan lembaga agar pembinaan atlet dapat berjalan secara terstruktur, berkelanjutan, dan terarah menuju peningkatan prestasi olahraga Indonesia,” tuturnya.
Dalam rapat koordinasi itu juga dibahas sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Menko PMK.
Beberapa di antaranya adalah rencana pembangunan Akademi Olahraga sebagai pusat pembinaan atlet muda, transformasi Cibubur Youth Athlete Training Center menjadi Sport Medical Rehabilitation and Wellness Center, serta penyediaan program beasiswa khusus bagi atlet berprestasi dan tenaga keolahragaan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan pembinaan terhadap 21 cabang olahraga unggulan yang diproyeksikan mampu meningkatkan prestasi Indonesia di tingkat internasional.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan pembinaan atlet berjalan secara sistematis, terarah, serta didukung fasilitas dan program yang memadai.
Penguatan Manajemen Talenta Nasional (MTN) juga menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut.
Sistem ini diharapkan mampu memastikan proses identifikasi, pemetaan, serta pembinaan atlet dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data, sehingga potensi atlet di berbagai daerah dapat terdeteksi sejak dini.
Pembangunan olahraga nasional sendiri merupakan bagian dari Prioritas Nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam dokumen tersebut, pemerintah menekankan pentingnya peningkatan prestasi olahraga sekaligus penguatan budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemerintah menargetkan peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
Pada kesempatan tersebut, Warsito juga menerima paparan dari sejumlah unit kerja di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait berbagai program dan kegiatan yang sedang dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Penyampaian tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan setiap program di bidang keolahragaan dapat saling diselaraskan, sehingga pelaksanaannya berjalan lebih terkoordinasi serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan olahraga nasional secara optimal.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]