WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pergantian kepemimpinan di Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) resmi terjadi setelah Kongres Luar Biasa (KLB) memilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum baru dengan dukungan lebih dari dua pertiga anggota aktif organisasi, membuka babak baru bagi federasi perempuan terbesar dan tertua di Indonesia yang tengah memasuki abad keduanya.
KLB KOWANI yang digelar di Gedung The Tribrata, Jakarta, Rabu (3/6/2026), menghasilkan keputusan penting dengan terpilihnya Yenny Wahid secara sah melalui mekanisme pemungutan suara yang memenuhi kuorum konstitusional sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Baca Juga:
BP BUMN dan Danantara Pangkas Entitas PLN Group, Target Tinggal 23 Perusahaan pada 2028
Terpilihnya Yenny Wahid dinilai menjadi titik awal pemulihan tata kelola organisasi sekaligus momentum mengembalikan relevansi KOWANI dalam memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia di tingkat nasional maupun global.
"Ini bukan kemenangan satu orang. Ini kemenangan seluruh perempuan Indonesia yang tidak mau melihat rumah besar mereka runtuh," ujar Yenny Wahid usai terpilih.
Baca Juga:
Dudung Beberkan Praktik Jual Beli Titik SPPG, Prabowo Disebut Ingin MBG Bersih dari Penyimpangan
Menurutnya, kepemimpinan baru yang diembannya bukan sekadar menjalankan roda organisasi, melainkan memastikan KOWANI mampu menjawab tantangan perempuan Indonesia pada era modern dan tetap relevan memasuki abad kedua keberadaannya.
"KOWANI adalah amanah, dan di abad kedua ini, amanah itu akan kami emban dengan lebih kuat, lebih luas, dan lebih inklusi," lanjutnya.
Dalam masa kepemimpinannya, Yenny Wahid menyiapkan lima agenda strategis yang akan menjadi fondasi kerja organisasi ke depan.