WAHANANEWS.CO, Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, memimpin Rapat Koordinasi Perumusan Isu Strategis Warisan Budaya dan Alam Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga dalam upaya pengelolaan, pelestarian, serta pemanfaatan warisan budaya dan alam Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Menteri PANRB Dorong Penguatan Digital Public Infrastructure untuk Layanan Publik
“Warisan budaya dan alam bukan hanya objek pelestarian, tetapi juga merupakan pilar jati diri bangsa, instrumen diplomasi budaya, sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Karena itu pengelolaannya memerlukan koordinasi lintas sektor yang kuat,” ujar Warsito.
Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan sekaligus menetapkan berbagai isu strategis nasional terkait warisan budaya dan alam pada tahun 2026.
Forum ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan lintas sektor yang memerlukan penanganan bersama antar kementerian dan lembaga.
Baca Juga:
Kementerian P2MI Ungkap Modus Penipuan Perekrutan PMI ke Libya
Selain itu, rapat tersebut bertujuan menyepakati langkah intervensi kebijakan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Langkah tersebut mencakup penguatan kerangka regulasi, pembagian peran yang lebih jelas antar instansi, serta penetapan lead sector dalam pengelolaan warisan budaya dan alam.
Warsito menambahkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya dan alam yang sangat besar dan memiliki nilai penting di tingkat global.