Dari panjang tersebut, baru 86 km yang sudah diaspal, 165 km lapisan agregat, dan 155 km dalam bentuk bidang tanah.
Pada 2024, ruas jalan yang sudah beraspal ditargetkan menjadi 295 km.
Baca Juga:
Indonesia–Jepang Sepakati Langkah Akhir Proyek Mangrove Berkelanjutan di Bawah Dukungan JICA
Ketiga, di Kalimantan Utara, dengan total panjang 614 km.
Masih ada 36 km jalan yang belum tembus, yaitu di Desa Metulang, Kabupaten Malinau, hingga batas Provinsi Kalimantan Timur.
Adapun dari 614 km, juga baru 9 km yang sudah diaspal dan 188 km lapisan agregat.
Baca Juga:
Hari Bangunan Indonesia 11 November: Momentum Refleksi Dunia Konstruksi Nasional
Selain membuka keterisolasian wilayah, Basuki juga menyebut pembangunan jalan ini bertujuan untuk memperlancar akses menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Total, ada 9 PLBN yang sudah selesa dibangun maupun sedang berjalan.
Sebanyak 5 PLBN di Kalimantan Barat, yaitu Nanga Badau, Entikong, Aruk, Sei Kelik, Jagoi Babang.