WAHANANEWS.CO, Jakarta - Langit pagi di sejumlah kota besar Indonesia berubah menjadi alarm bahaya kesehatan setelah kualitas udara di Tangerang Selatan, Jakarta, dan Bandung tercatat berada pada level tidak sehat.
Berdasarkan pantauan situs pemantau kualitas udara, Rabu (01/04/2026), indeks kualitas udara atau AQI di wilayah tersebut telah melampaui angka 150 sejak pukul 07.20 WIB, yang menandakan kondisi udara berisiko bagi kesehatan masyarakat.
Baca Juga:
Udara Jakarta Makin Parah! Masuk Peringkat 2 Dunia, Warga Diminta Tutup Jendela
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan.”
Dijelaskan bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru memiliki risiko lebih tinggi terhadap dampak paparan udara tercemar.
Disarankan oleh IQAir, masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan paparan polusi dalam kondisi seperti ini.
Baca Juga:
Kapolres Bogor Curhat ke Gubernur Jabar Terpilih Soal Masalah Jalan Parung Panjang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah berulang kali mengimbau penggunaan masker, khususnya saat berada di area dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pada Rabu (01/04/2026), yakni Tangerang Selatan dengan AQI 167, Jakarta 165, Bandung 156, Badung 131, dan Surabaya 117.
Sementara itu, Palangkaraya di Kalimantan Tengah mencatat kualitas udara terbaik dengan AQI 55, meskipun masih berada dalam kategori sedang.