Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin keselamatan serta menjaga kondisi kesehatan para pengungsi.
Seiring berjalannya waktu, penanganan bencana memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju tahap pemulihan.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Pada fase ini, pemerintah mulai memperkuat intervensi dengan menyediakan hunian yang lebih layak bagi warga terdampak.
Pemerintah pusat melalui BNPB memberikan dukungan pembangunan hunian sementara (huntara) sebagai solusi jangka menengah sebelum pembangunan hunian tetap (huntap) direalisasikan.
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Minggu (11/1/2026).
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tapin, Banjir di Malang Mulai Surut
Pada tahap awal pemulihan, pembangunan huntara menjadi prioritas utama.
Huntara dibangun dengan dua skema, yakni secara in-situ di lokasi semula serta melalui relokasi ke tempat yang lebih aman, menyesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kondisi geografis wilayah terdampak.
Secara fungsi, huntara dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang lebih layak dibandingkan tenda darurat selama proses pembangunan huntap berlangsung.