WAHANANEWS.CO, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyegaran struktur organisasi dengan melantik lima pejabat tinggi madya yang akan mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan lembaga tersebut.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Dilantik Penuh Haru, Kini Mundur dengan Alasan Pilu, Ini Jejak Singkat Nanik Deyang Selama Jadi Kepala BGN
Pengumuman susunan baru pengurus BGN disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Badan Gizi Nasional, Selasa (21/7/2026).
Lima pejabat yang dilantik berasal dari berbagai instansi pemerintah dan diharapkan mampu membawa pengalaman serta kompetensi untuk mempercepat pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa pengangkatan para pejabat tersebut dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung oleh Presiden sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.
Baca Juga:
Baru 1,5 Bulan Menjabat, Kepala BGN Nanik S Deyang Mendadak Mengundurkan Diri
"Sesuai Pasal 59 Perpres 83 (Tahun 2024) tentang BGN, itu untuk pejabat tinggi madya itu dapat dilakukan melalui penunjukan langsung oleh Presiden. Kemarin sore kami mendapat Kepres yang ditandatangani Pak Presiden mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN," ujar Agustina dalam konferensi pers di kantornya.
Pelantikan lima pejabat tersebut dilaksanakan pada hari yang sama di Kantor BGN.
Masing-masing akan mengemban tugas pada bidang yang berbeda untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, hingga distribusi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Posisi Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola kini dijabat oleh dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M., menggantikan Tigor Pangaribuan.
Sebelum bergabung dengan BGN, Prima diketahui menjabat sebagai Direktur Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan.
Sementara itu, jabatan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran dipercayakan kepada Zainuri, Ak., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia menggantikan Suardi Samiran.
Untuk posisi Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, Presiden menunjuk Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. yang sebelumnya bertugas sebagai Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta.
Kehadirannya diharapkan mampu memperluas sinergi BGN dengan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga mitra strategis lainnya.
Selanjutnya, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. dipercaya mengemban jabatan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan menggantikan Dadang Hendrayudha.
Sebelum dilantik, Ketut menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
Adapun posisi Sekretaris Utama kini diisi oleh Dr. Lili Khamiliyah, S.E., M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN.
Ia menggantikan Sarwono dalam mendukung pengelolaan administrasi dan tata kelola organisasi.
Kelima pejabat tinggi madya tersebut akan mendampingi Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang bersama dua wakil kepala, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono, dalam menjalankan tugas memperkuat kelembagaan serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Berikut daftar pejabat tinggi madya BGN yang resmi dilantik:
1. Dr. Lili Khamiliyah, S.E., M.Si. – Sekretaris Utama.
2. dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M. – Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.
3. Zainuri, Ak. – Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran.
4. Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. – Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama.
5. Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. – Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]