WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dunia politik nasional kehilangan salah satu wakil rakyat asal Jambi setelah anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional, H A Bakri bin HM Musa, meninggal dunia pada Selasa (28/07/2026) malam.
Bakri mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.30 WIB saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang.
Baca Juga:
Totok Hedi Santosa Kritik Pola Kemitraan Perhutani, Petani Diminta Lebih Bebas Tentukan Komoditas
Kabar meninggalnya politikus senior tersebut disampaikan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional pada Selasa (28/07/2026).
“Segenap keluarga besar Partai Amanat Nasional turut berduka cita atas wafatnya Saudaraku H A Bakri bin HM Musa, anggota DPR RI Fraksi PAN sekaligus Ketua DPP PAN,” demikian disampaikan DPP PAN dalam keterangan resminya.
Bakri merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Provinsi Jambi sekaligus menjabat sebagai Ketua DPP PAN.
Baca Juga:
Setjen DPR RI Evaluasi Kinerja Anggaran Semester I 2026, Tekankan Tata Kelola yang Efektif dan Akuntabel
PAN menyampaikan penghargaan atas dedikasi, perjuangan, dan pengabdian Bakri selama berkiprah di partai maupun menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
“Terima kasih atas seluruh dedikasi, pengabdian, dan perjuangan,” tulis DPP PAN.
Partai berlambang matahari putih tersebut juga menyampaikan doa bagi almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilaf dan salahnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut DPP PAN.
Kepergian Bakri membawa duka mendalam bagi keluarga, kolega di DPR RI, kader PAN, serta masyarakat Jambi yang selama beberapa periode memberikan kepercayaan kepadanya untuk memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.
Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Bakri.
“Atas nama keluarga besar MARTABAT Prabowo-Gibran, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak H A Bakri bin HM Musa,” ujar Tohom di Jakarta, Rabu (29/07/2026).
Menurut Tohom, kepergian Bakri bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar PAN dan masyarakat Jambi, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang kehilangan seorang putra daerah dengan perjalanan pengabdian panjang di parlemen.
Bakri dinilai telah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk menyuarakan kepentingan masyarakat serta mendorong pembangunan di Provinsi Jambi.
“Kami mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan,” ucap Tohom.
Tohom mengatakan, pengabdian Bakri kepada masyarakat Jambi patut dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan demokrasi dan pembangunan daerah.
Selama menjalankan amanah sebagai anggota legislatif, Bakri dikenal memiliki perhatian besar terhadap berbagai persoalan infrastruktur, perhubungan, perumahan, pembangunan desa, dan kawasan tertinggal.
“Semoga seluruh pengabdian dan kebaikan almarhum selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat menjadi warisan yang terus dikenang oleh masyarakat,” kata Tohom.
Ia mengajak seluruh kader, relawan, kolega, dan masyarakat memberikan penghormatan terakhir serta menguatkan keluarga yang sedang menghadapi masa duka.
Bakri tercatat sebagai anggota Komisi V DPR RI yang memiliki ruang lingkup tugas di bidang infrastruktur, transportasi, perumahan, pembangunan desa, meteorologi, serta pencarian dan pertolongan.
Politikus kelahiran Pulau Kijang pada 15 Mei 1968 tersebut memulai kiprahnya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN pada periode 2009–2014.
Bakri kembali memperoleh kepercayaan masyarakat untuk duduk di DPR RI pada periode 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029.
Sebelum dan selama terjun ke dunia politik, Bakri juga aktif dalam berbagai organisasi di Jambi, termasuk pernah memimpin HIPMI, PBSI, dan Kamar Dagang dan Industri Provinsi Jambi.
Perjalanan panjang tersebut menjadikan Bakri sebagai salah satu politikus senior PAN yang memiliki hubungan kuat dengan masyarakat serta berbagai kelompok di Provinsi Jambi.
Kepergiannya meninggalkan jejak pengabdian panjang sekaligus duka bagi masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jambi.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]