Pembagian MBG Fokus Diurus Sekolah
Secara terpisah, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah pernah menilai pelibatan kantin sekolah dalam program MBG untuk siswa telah diterapkan berbagai negara, seperti China dan Jepang.
Baca Juga:
Didampingi Bupati Tapteng, Kapolda Sumut Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tapteng
Berbeda dengan Dapur MBG, Said mengusulkan kantin sekolah cukup fokus mendistribusikan MBG untuk para siswa sekolah.
"Bebannya terlalu berat kalau 3.000, disesuaikan saja 1.000," kata Said kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada September 2025 lalu.
"Atau, pemerintah dalam hal ini mengambil posisi yang ekstrem, langsung dapur MBG di sekolah-sekolah," sambungnya.
Baca Juga:
Program MBG, Wabup Dairi Hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan BGN
Hal tersebut, juga dinilai akan membuat kualitas makanan akan lebih terjaga di tengah bayang-bayang kasus menu MBG yang tak segar.
"Cakupannya (dapur) hanya di sekolah itu saja, itu akan lebih luar biasa," beber Said.
Dinilai Tak Hilangkan Peran SPPG