WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara resmi meresmikan Garuda Spark Innovation Hub di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Pada kesempatan yang sama, ia juga meluncurkan hasil Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025.
Baca Juga:
Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, Akses Anak di Bawah 16 Tahun ke Platform Berisiko Akan Dibatasi
Kehadiran Garuda Spark di ibu kota diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan ekosistem digital nasional, mempercepat peningkatan literasi digital, sekaligus melahirkan jutaan talenta dan teknopreneur baru.
Garuda Spark pertama kali diperkenalkan di Bandung, dan kini diperluas ke Jakarta sebagai pusat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, startup, investor, serta komunitas digital.
Meutya menegaskan, program ini tidak akan berhenti di Jakarta. Hingga akhir 2025, pemerintah menargetkan Garuda Spark hadir di Aceh dan Medan, serta disiapkan untuk ekspansi ke sejumlah wilayah lain.
Baca Juga:
Peringatan Nuzulul Quran di Korem 042/Gapu, Momentum Membentuk Mental Prajurit yang Prima dan Berlandaskan Nilai Tauhid
“Startup kita bagus-bagus, UMKM digital kita juga potensial. Yang kurang adalah wadahnya. Garuda Spark hadir untuk menjadi wadah kolaborasi lintas pihak,” ujarnya.
Ekosistem Garuda Spark diperkuat dengan keterlibatan mitra strategis, seperti Paragon, Tech in Asia, Google, hingga Telkom.
Kolaborasi ini diharapkan bukan hanya memperkuat inovasi digital di tingkat nasional, tetapi juga mengantarkan Indonesia tampil lebih kompetitif di level global.