“Kami ingin Garuda Spark mengembalikan kepercayaan global terhadap startup Indonesia, sehingga nama Indonesia kembali mewarnai transformasi digital dunia,” tegas Meutya Hafid.
Target 12 Juta Talenta Digital
Baca Juga:
Menkomdigi Tinjau Aceh Tamiang, Pemulihan BTS Terdampak Banjir Capai 95 Persen
Meutya Hafid menambahkan, pemerintah kini menargetkan terbentuknya 12 juta talenta digital pada 2030, naik dari target sebelumnya 9 juta.
Dari total tersebut, Garuda Spark Innovation Hub diharapkan bisa menyumbang setidaknya 4 juta penerima manfaat, baik berupa pengembangan talenta digital maupun lahirnya teknopreneur baru.
“Literasi digital tidak bisa hanya dilakukan dari kelas ke kelas atau seminar. Harus ada wadah ekosistem di mana startup, investor, talenta, dan pemerintah bertemu. Inilah tujuan utama Garuda Spark,” jelasnya.
Baca Juga:
Kemkomdigi Luncurkan Mudikpedia Nataru, Pusat Informasi Resmi Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Selain peresmian Garuda Spark, Menkomdigi juga mengumumkan capaian IMDI 2025 yang menunjukkan kenaikan dari 43,34 persen pada 2024 menjadi 44,53 persen.
Pertumbuhan terutama ditopang oleh peningkatan transaksi e-commerce serta penggunaan layanan keuangan digital.
Meski demikian, masih ada tantangan di sektor layanan publik digital dan pendidikan daring.