Dari Kampung ke Kebijakan Nasional
Tohom Purba yang juga Pengamat Energi dan Lingkungan ini menilai bahwa program percontohan seperti di Kampoeng Oase Ondomohen harus segera diangkat menjadi standar nasional.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Adaptasi Teknologi Pengolahan Sampah Singapura yang Disesuaikan dengan Kearifan Lokal
“Pendekatan integratif ini adalah terobosan. Sampah organik diubah menjadi kompos yang menyokong pertanian urban, sementara residu organik menjadi pakan maggot. Ini sejalan dengan transisi energi bersih karena mengurangi emisi dan memperkuat ketahanan pangan lokal,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan.
Menurutnya, keterlibatan rumah ibadah, sekolah, pesantren, komunitas, dan universitas dalam gerakan GRADASI bukan hanya gerakan lingkungan, melainkan gerakan budaya baru yang membuat dunia tertarik.
Baca Juga:
Desa Pilar Ketahanan Iklim, MARTABAT Prabowo–Gibran: Inovasi Sampah Harus Jadi Gerakan Nasional dari Bawah
Tohom optimis, bila diperluas ke lebih banyak kota, model ini bisa menjadi portofolio unggulan Indonesia dalam diplomasi lingkungan dan pariwisata berkelanjutan.
“Sustainable tourism dan circular economy harus menjadi wajah baru Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.