Menurut Padre Marco, keramahtamahan antara sahabat dan saudara di dalam kedua negara ini sering ditunjukkan melalui makan bersama.
“Dan itu saya alami di Masjid Negeri Sabah juga. Tanpa diduga, saya dan delegasi saya diundang makan bersama, duduk semeja bundar, laki-laki dan perempuan tanpa pisah. Semua membagi makanan dan minuman yang sama, saling menyapa dalam suasana kekeluargaan yang sangat menyentuh. Makan bersama di dalam konteks keanekaan agama di kawasan Nusantara dan konteks budaya Melayu merupakan sebuah dinamika alami yang lebih kuat dari sebuah pertemuan biasa,” katanya.
Baca Juga:
Kamboja Minta Dialog Perbatasan dengan Thailand Dipindahkan ke Kuala Lumpur
Kata Padre Marco, makan bersama menjadi perekat dan pengikat tali silahturahmi dari sisi kemanusiaan dan budaya yang melampaui berbagai perbedaan yang dimiliki. Berbeda, tetapi masih bisa tetap semeja makan. Kasih menemukan jalannya melalui makanan dan minuman.
Dari Masjid Raya Negeri Sabah, Padre Marco juga menerima hadiah sebuah sarung yang mengingatkannya akan unsur budaya bersama kedua negara yang memberikan kehangatan dan welcome yang sejuk dan merangkul.
“Simbol budaya ini sangat powerful. Musim Panas di Italia butuh kain sarung. Akan saya coba. Salam bahagia dari Vatikan ke Malaysia seraya mengenang moment-moment indah di Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu, Sabah,” tutup Padre Marco.
Baca Juga:
Geser Tokyo, PBB Nobatkan Jakarta Kota Terpadat di Dunia
Pemberdayaan Kaum Muda
Sementara itu, Padre Marco mengatakan bahwa kehadirannya di KTT ke-3 Para Tokoh Agama Sedunia di Kuala Lumpur sebagai utusan Tahta Suci Vatikan, memberikan kesempatan baginya untuk berbicara di bawah tema "Youth Empowerment" atau Pemberdayaan Kaum Muda".
“Di dalam Pernyataan Final, semua bersepakat untuk lebih melibatkan kaum muda di dalam proses pembangunan masyarakat dan bangsa, Kaum muda disiapkan dengan baik, secara moral keagamaan, maupun pendidikan-pendidikan ilmu pengetahuan. Mereka harus diberikan kesempatan besar untuk melakukan berbagai pengalaman untuk sekali waktu mengambil tanggungjawab sendiri,” jelasnya.