WAHANANEWS.CO, Jakarta - Puluhan kasus keracunan kembali mencoreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi tumpuan perbaikan gizi anak bangsa, hingga membuat pemerintah turun tangan memberikan permintaan maaf terbuka.
Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut saat ditemui di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (19/9/2025).
Baca Juga:
Rampung Dibangun, Koperasi Desa Aur Duri Didorong Jadi Motor Ekonomi Rakyat
"Tentunya kami atas namanya pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah," kata Prasetyo.
Ia menegaskan pemerintah sama sekali tidak pernah mengharapkan adanya kasus tersebut.
"Yang tentu saja itu bukan sesuatu yang kita harapkan dan bukan sesuatu kesengajaan," ujarnya.
Baca Juga:
72 Siswa Diduga Keracunan MBG di Duren Sawit, BGN Minta Maaf dan Tutup Dapur SPPG
Prasetyo memastikan kejadian-kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah.
Ia menekankan agar peristiwa serupa tidak lagi terulang.
"Tentu saja ini menjadi bahan evaluasi dan catatan kami telah berkoordinasi dengan BGN termasuk dengan pemerintah daerah," tuturnya.