Seluruh proses ini dilaksanakan oleh tim gabungan yang melibatkan BNPB, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.
Berdasarkan data distribusi logistik yang dihimpun sejak 29 November 2025 hingga 23 Januari 2026, total bantuan logistik yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 1.763,1 ton.
Baca Juga:
BNPB Imbau Kewaspadaan, Potensi Banjir Masih Mengintai Sejumlah Wilayah
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui berbagai moda transportasi, antara lain 56 sorti pesawat charter BNPB, 66 sorti pesawat Hercules, 55 unit truk melalui jalur darat, serta 7 kapal laut.
Adapun distribusi logistik harian pada 23 Januari 2026 menunjukkan bahwa di Provinsi Aceh tidak dilakukan penyaluran bantuan.
Sementara di Provinsi Sumatra Utara, distribusi logistik dilakukan melalui jalur darat menggunakan 10 truk dengan total bantuan sebesar 35,52 ton.
Baca Juga:
Dikejar Hujan Ekstrem, BPBD dan BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Jawa Barat
Kondisi progres pembangungan hunian sementara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatra Barat pada Jumat (23/1/2026).
Untuk Provinsi Sumatra Barat, bantuan logistik yang disalurkan melalui jalur darat tercatat sebanyak 6,22 ton.
Selain melalui pos logistik di masing-masing provinsi, BNPB juga menyalurkan bantuan dari dua pos logistik utama yang menjangkau ketiga wilayah terdampak, yakni Pos Logistik Sumatra Barat dan Pos Logistik Aceh.