WAHANANEWS.CO, Jakarta – Terminal Kalideres di Jakarta Barat memastikan para penumpang mudik selama berada di terminal hingga keberangkatan ke berbagai daerah aman dan nyaman.
Pada momen mudik tahun ini, jumlah penumpang mudik ke berbagai daerah sejak Jumat (21/3) hingga hari ini Sabtu (29/3) sebanyak 21.729.
Baca Juga:
Kapolres Jakarta Barat Tinjau Pos Terpadu Pengamanan Idulfitri 2025 di Terminal Kalideres
Untuk hari ini, Sabtu (29/30) sampai pukul 14.00 WIB atau dua hari menjelang Lebaran, jumlah penumpang mudik yang berangkat ke berbagai daerah berjumlah 1.134 orang.
Sebagai bagian dari komitmen pemerintah melalui kementerian perhubungan (Kemenhub), Terminal Kalideres terus meningkatkan layanan dengan menghadirkan sejumlah fasilitas yang nyaman dan memadai bagi para penumpang terutama penumpang mudik yang jumlahnya jauh lebih banyak saat hari biasa.
Salah satu penumpang asal Grogol, Tika (32) tujuan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan kepuasannya terhadap fasilitas yang tersedia di terminal Kalideres.
Baca Juga:
Kadishub Jakarta Minta Bus Angkutan Mudik Lebaran Yang Tak Layak Jalan Segera Lengkapi Persyaratan
“Sekarang sih sudah bagus. Ruang tunggunya sudah bagus meski kurang luas. Kalau dulu kan sempit,” ujar Tika yang mengaku setiap mudik ke Bumiayu selalu naik bus dari terminal Kalideres.
Tika berharap ke depan agar ruang tunggu penumpang di terminal Kalideres bisa diperluas lagi dan dilengkapi dengan fasilitas pendingin atau AC.
Ia juga mengapresiasi pelayanan keamanan di posko-posko di dalam terminal untuk membuat penumpang lebih aman dan nyaman.
“Kalau dulu itu kan banyak pencopet atau maling. Tapi alhamdulilah sekarang-sekarang tidak pernah ada,” tambahnya.’
Senada juga disampaikan penumpang Haji Erna Lisa (59) dengan tujuan Kodam Surabaya.
Penumpang asal Pondok Bahar Tangerang itu mengapresiasi pelayanan penumpang mudik di terminal Kalideres.
“Fasilitasnya sudah bagus, apalagi itu untuk rakyat. Hampir di setiap sudut terminal sudah ada posko-posko sehingga kita aman dan nyaman,” ungkap Haji Erna didampingi anaknya.
Menurut Haji Erna, di momen bulan suci ini, terminal Kalideres kurang menyediakan kuliner untuk berbuka puasa.
“Kulinernya kurang. Cari makan buka puasa untuk dibawa ke bus tidak ada,” jelasnya.
Komentar sama juga disampaikan Nuneng (50), penumpang tujuan Sragen, Jawa Tengah.
Menurut Nuneng, selain fasilitas dan layanan yang sudah bagus, penataan bus penumpang di terminal Kalideres terlihat masih belum rapi, tidak seperti terminal bus penumpang di Solo.
“Tidak seperti di Solo, penataan bus penumpang sudah rapi dan berjejer dengan tujuan masing-masing. Di sini belum tertata rapi. Nyari busnya susah. Kalau sudah tertata rapi, nyari busnya lebih mudah,” pungkas Nuneng.
Selain apresiasi untuk fasilitas dan layanan, beberapa penumpang mudik di terminal Kalideres juga mengaku tidak mengetahui ada sejumlah fasilitas yang dapat digunakan oleh penumpang selama berada di terminal.
Misalnya, posko kesehatan yang dapat digunakan penumpang jika mengalami pusing atau kurang fit, termasuk ruang laktasi bagi ibu menyusui.
[Redaktur: Zahara Sitio]