“Saat awal launching dapur yang belum diepoksi tidak boleh jalan tapi sekarang banyak dapur yang belum diepoksi tetapi sudah beroperasi,” ujar dia.
Nanik menekankan perlunya rasa tanggung jawab kolektif dari seluruh unsur pelaksana mulai dari BGN, mitra dapur hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar kekurangan yang masih terjadi segera diperbaiki.
Baca Juga:
Studi BRIN Ungkap Pola Makan Anak-Remaja Indonesia Jauh dari Gizi Seimbang
“Kita harus akui ini kelalaian kita bersama, ini salah BGN mitra dan SPPG yang harus kita perbaiki bersama,” ujar Nanik.
Ia juga berpesan agar integritas pengawalan program tetap dijaga dengan melibatkan pengawasan para ahli gizi serta tenaga akuntansi untuk memastikan anggaran tidak melenceng dari tujuan.
“Tolong saling mengingatkan ahli gizi dan akuntan untuk mengawal menu ini,” kata dia.
Baca Juga:
Dokter Ini Bagi Tips Umur Panjang: Usianya 101 Tahun Ungkap Makanan Praktis Favoritnya
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.