WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan bahwa proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mampu menarik minat banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Jokowi mengarahkan Kepala dan Wakil Otorita Nusantara, Bambang Susantono-Dhony Rahajoe untuk berkoordinasi langsung dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.
Baca Juga:
IKN Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Benarkah Lebih Cocok Jadi Destinasi Wisata?
"Di bidang investasi [berkoordinasi] dengan Pak Menko Luhut," kata Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas Pembahasan IKN di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/3).
"Saya harapkan karena yang berminat dengan Ibu Kota Nusantara ini sangat banyak, baik dari domestik maupun dari luar," sambungnya.
Menurut Jokowi, akan mudah bagi Bambang untuk berkomunikasi dengan menteri-menteri terkait pembangunan IKN. Bambang, kata Jokowi, telah memiliki berbagai pengalaman di bidang urban planning dan transportasi yang diklaim berhubungan dengan keuangan.
Baca Juga:
Serobot Lahan di Dekat IKN, 4 Warga Sepaku Diseret ke Pengadilan
"[Berpengalaman] dengan finance kemudian [Bambang] juga terakhir memegang di Vice President di ADB saya kira dari sisi semua sisi ini lengkap," tambahnya.
Jokowi mengombinasikan kelebihan itu dengan pengalaman Dhony di bidang properti. Nantinya, untuk perencanaan pembangunan, keduanya akan berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Manoarfa.
"Pak Dhony yang mempunyai pengalaman di bidang properti, dari A-Z pernah mengalami. Sehingga akan gampang sekali beliau berdua berbicara dengan Pak Harso," tutur Jokowi.