Untuk arus mudik dilaksanakan sejak Kamis 28 April 2022 hingga Minggu 1 Mei 2022. Sedangkan, arus balik dari tanggal 6 sampai 8 Mei.
“Ini tolong disosialisasikan untuk mengurai potensi kemacetan yang terjadi," kata Sigit.
Baca Juga:
Mobil Dinas Tak Boleh Dipakai untuk Mudik, Ini Alasannya
Tak hanya jalur darat, Sigit juga meminta jajarannya melakukan antisipasi dan strategi di titik-titik penyeberangan seperti Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.
Sigit juga menjelaskan, segala upaya dan antisipasi harus dilakukan dengan bersinergi bersama seluruh lintas pemangku kepentingan terkait lainnya. Sehingga, masyarakat dapat lebih aman dan nyaman saat menjalani mudik.
"Bagaimana sinergi mengisi ruang-ruang sesuai tugas pokok masing-masing. Sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang akan mudik. Namun mereka tetap sehat dan masalah bisa teratasi," ujar Sigit.
Baca Juga:
Sambut Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipatif
Tak lupa, Kapolri juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap melakukan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketika melakukan perjalanan arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.