Untuk sektor LPG, penyaluran juga berjalan dengan lancar dan aman. Seluruh agen dan pangkalan beroperasi optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bahkan, di sejumlah wilayah dengan permintaan tinggi, disiagakan agen dan pangkalan LPG yang beroperasi selama 24 jam.
Baca Juga:
Kementerian ESDM Ungkap 2 PLTU Ini Sempat Bermasalah Hingga Picu Pemadaman Bergilir
"Ketahanan stok LPG Nasional rata-rata selama periode posko adalah 11,6 hari. Penyaluran rata-rata LPG pada periode posko ini adalah 34.206 MT atau mengalami kenaikan sebesar 6,5% dari rerata normal," jelasnya.
Di sektor gas bumi, operasional dilaporkan berjalan tanpa hambatan berarti, dengan pasokan yang tetap terjaga.
Sementara itu, sektor ketenagalistrikan secara umum juga dalam kondisi aman, dengan sebanyak 17 sistem kelistrikan berstatus normal tanpa mengalami kondisi siaga maupun defisit daya selama periode pemantauan.
Baca Juga:
Keandalan Listrik Jawa Meningkat, PLN Pastikan Pasokan Energi Primer Tetap Aman
Pada sektor geologi, tercatat beberapa kejadian seperti gempa bumi dan gerakan tanah. Namun, tidak ada gunung api yang berstatus Awas.
Hanya dua gunung api yang berada pada status Siaga, yakni Gunung Merapi dan Gunung Semeru.
Meski demikian, seluruh kejadian tersebut tidak memberikan dampak terhadap pasokan maupun distribusi energi nasional.