WAHANANEWS.CO - Presiden Prabowo Subianto mengerahkan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk turun tangan membenahi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), langkah yang langsung mendapat dukungan dari Komisi IX DPR yang menilai kolaborasi lintas instansi akan memperkuat tata kelola sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyambut positif instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait membantu Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena menurutnya pelibatan banyak pihak akan membuat pengelolaan program menjadi lebih efektif, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga:
Komisi I DPR Dukung Perpres Pertahanan 2025-2029, Dave: Penting Jaga Keutuhan Bangsa
"Ya, saya rasa itu adalah langkah yang sangat positif dan baik. Jika kita melihat apa yang terjadi pada kepemimpinan yang lama, mereka seolah-olah menjadi sebuah superbody. Semua dikerjakan sendiri tanpa mau melibatkan lembaga dan instansi lainnya," kata Charles kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Charles menilai keterlibatan kementerian dan lembaga terkait, mulai dari Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan hingga pemerintah daerah, akan memperkuat koordinasi sehingga tata kelola Program MBG dapat berjalan lebih baik.
"Dengan adanya koordinasi bersama pemangku kepentingan lain-baik itu Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, hingga pemerintah daerah-maka tata kelola program ini tentu akan menjadi lebih baik," ucap dia.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Karyawan di Senen Disorot Said Iqbal, Disebut Langgar Sila Kedua Pancasila
Selain itu, Charles mengingatkan agar pemerintah kembali mengevaluasi target penerima manfaat Program MBG agar bantuan benar-benar diterima kelompok yang membutuhkan, tanpa harus memaksakan capaian hingga 82 juta penerima.
"Tidak perlu memaksakan angka 82 juta, tetapi difokuskan pada siapa yang sesungguhnya membutuhkan," ujar dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk membantu Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan koordinasi dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Arahan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026), yang menempatkan pembenahan Program MBG sebagai salah satu fokus utama mengingat cakupan penerima manfaatnya mencapai jutaan orang.
"Dan yang poin paling penting sebenarnya pada rapat tadi adalah Pak Presiden menugaskan seluruh menteri terkait untuk membantu pimpinan BGN dalam melakukan pembenahan. Itu perintah beliau langsung. Jadi silakan ada Kemenkeu, ada BPKP, ada mana lagi tadi semualah dikoordinir oleh Menko Pangan," kata Agustina.
"Buat kami sebagai pimpinan BGN tuh yang paling seneng tuh apa, perintah beliau kepada seluruh kementerian bantu pimpinan BGN untuk membenahi ini karena kami tahu ini tidak mudah karena melibatkan jutaan penerima manfaat," lanjutnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]