“Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive, bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri di bidang-bidang yang paling menentukan, yaitu di antaranya yang paling utama tentu pangan, habis itu energi,” tegas Presiden.
Selain menyoroti aspek ekonomi dan energi, Presiden juga memberikan pesan penuh optimisme kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Baca Juga:
Kritik Boleh, Delegitimasi Jangan: Anthony Leong Tegaskan Batas Demokrasi
Ia mengajak anak-anak muda Indonesia untuk melihat masa depan dengan penuh harapan, serta tidak terjebak dalam narasi pesimisme yang tidak sesuai dengan kondisi nyata bangsa saat ini.
“Indonesia tidak gelap, Indonesia sangat cerah, kita sangat kuat, makin kuat, pertumbuhan kita baik. Untuk anak-anak muda, masa depan kita cerah,” ungkap Presiden.
Dalam bagian akhir sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia kini tidak lagi berada dalam posisi sebagai “raksasa tidur”, melainkan telah memasuki fase kebangkitan yang nyata.
Baca Juga:
Eskalasi Memanas, DPR Nilai Perintah Bunker TNI di Lebanon Sudah Terukur
Ia bahkan menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan menunjukkan gebrakan yang mampu menarik perhatian dunia.
“Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia, Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up, we will not be anymore the sleeping giant, we are rising,” pungkas Presiden.
Peresmian fasilitas kendaraan listrik ini sekaligus menjadi simbol transformasi industri nasional menuju era energi bersih dan teknologi ramah lingkungan.