WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) memperkuat fungsi pengaduan masyarakat sebagai bagian dari proses pemantauan implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Staf Kepresidenan (Kastaf) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (5/5/2026) mengatakan KSP memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, mengingat pengaduan dari warga tidak hanya merupakan laporan biasa melainkan masukan terkait kondisi nyata program prioritas di beragam daerah di Tanah Air.
Baca Juga:
Prabowo Tegaskan Komitmen Hunian Terjangkau bagi Buruh
"Bahkan saya mendengar masyarakat 24 jam. Kalau ada hal-hal yang terkait program Presiden, laporkan kepada KSP. Saya ingin membantu orang, artinya membantu rakyat. Di KSP, saya ingin lebih banyak melihat dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat," ujar Dudung, melansir ANTARA, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, pendekatan KSP tidak hanya dilakukan melalui dialog dengan pejabat atau pihak pemerintah, tetapi lebih mengutamakan dengan masyarakat yang secara langsung merasakan dampak kebijakan pemerintah.
Ia memberikan contoh bagaimana suara pedagang kecil, pekerja harian dan masyarakat sangat penting didengar karena mereka berada di garis depan penerima manfaat kebijakan negara.
Baca Juga:
Danantara Borong Saham Aplikator, Potongan Ojol Dipangkas Drastis
Ia menyebut setiap informasi dan pengaduan yang diterima KSP akan dilihat, didengar, diverifikasi dan dikoordinasikan dengan kementerian atau lembaga terkait. Saat ini sudah banyak laporan masyarakat yang masuk ke KSP dan sebagian masih terus dikoordinasikan, termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.
"Kalau saya terima, saya lihat, saya dengar, lalu saya laporkan kepada Presiden, tentu itu akan menjadi bahan penting bagi pengambilan kebijakan. Kesibukan Presiden sangat besar, maka KSP harus membantu memastikan informasi dari rakyat tersampaikan dengan baik," ujar Dudung.
Kastaf menekankan, pemantauan lapangan penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya bergantung pada informasi yang beredar di ruang publik, terutama informasi yang belum tentu benar.