"Tender Waduk Tukul th 2013, target
selesai th 2017. Sampai @SBYudhoyono Pensiun Pembebasan Lahan Warga blm lunas.
Pembangunan pun mangkrak. Akhirnya 2014 @jokowi masuk Istana. 2014-2016 Lahan
Warga lunas. Baru 2016 Pembangunan dimulai lagi & diresmikan 2021. Kamu
bodoh @RachlandNashidik," katanya.
Sebelumnya, Jokowi meresmikan
Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan pada Minggu (14/2/2021).
Baca Juga:
Hindari Gagal Produksi listrik, ALPERKLINAS Dorong Pemerintah Awasi Ketat Pemeliharaan Bendungan yang Digunakan PLTA
Bendungan tersebut dibangun sejak 2015, dengan biaya Rp 916 miliar.
"Alhamdulilah, Bendungan Tukul yang telah dimulai 6 tahun lalu dengan biaya Rp
916 miliar, hari ini sudah selesai dan siap difungsikan," kata Jokowi, dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube
Sekretariat Presiden, Minggu (14/2/2021).
Jokowi mengatakan, bendungan merupakan infrastruktur yang memiliki peran penting
untuk mengendalikan banjir, mengairi sawah, dan membantu penyediaan air baku.
Baca Juga:
Bendungan Raksasa Cijurey di Jonggol, Bisa Bikin Panen Padi Petani Naik 463%
Bendungan Tukul sendiri diharapkan
Jokowi dapat membantu proses penyediaan air baku 300 liter per detik dengan
kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik.
"Bendungan ini bisa memberikan
manfaat besar ke 600 hektar sawah sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari
biasanya 1 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija, menjadi 2 kali tanam padi
dan 1 kali palawija," kata Jokowi. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.