Upaya penanaman pohon ini, juga melibatkan dinas terkait di setiap Provinsi/Kota. Selain penanaman, sinergi PLN dan Pemda juga mengarah pada pemantauan perawatan pohon hingga mengukur keberhasilan penyerapan karbon.
Darmawan menjelaskan, berdasarkan perhitungan, dengan ditanamnya 1.467.426 pohon ini berpotensi pada penyerapan karbon sebesar 5,5 Juta ton CO2.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Adapun potensi penyerapan karbon dihitung menggunakan parameter data jumlah pohon yang ditanam, luas areal tanam dan faktor emisi dari setiap jenis pohon yang ditanam
“Upaya ini juga merupakan komitmen PLN untuk mitigasi perubahan iklim serta menerapkan ESG,” tambahnya.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya pengurangan emisi PLN untuk mendukung inisiatif strategis PLN dalam transisi energi.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Diketahui, PLN juga tengah menjalankan 8 (delapan) inisiatif strategis dalam menjalankan transisi energi yaitu pemensiunan PLTU batubara, co-firing biomassa, ujicoba co-firing hidrogen dan ammonia, pembangunan pembangkit EBT, smart grid, green energy as a service, dan ekosistem kendaraan listrik. [ast]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.