WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membongkar persoalan tenaga honorer yang dinilainya sudah lama menjadi beban daerah, bahkan ada yang disebut hanya datang ke kantor pukul 08.00 WIB lalu pulang pukul 10.00 WIB.
Pernyataan itu disampaikan Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR dan para gubernur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Baca Juga:
Yayasan Sumber Sejahtera Bagikan Alkitab dan Adakan KKI di HKBP Se-Distrik Vl Dairi
Tito menyoroti tenaga honorer administrasi yang menurutnya tidak selalu memiliki kompetensi dan kapabilitas sesuai kebutuhan kerja pemerintahan daerah.
"Kalau untuk yang tenaga administrasi, seringkali tidak kompeten, tidak memiliki kapabilitas," ujar Tito.
Menurut Tito, sebagian tenaga honorer tersebut muncul karena faktor politik lokal dan dibawa masuk oleh pejabat atau kepala daerah sebelumnya.
Baca Juga:
Pembahasan RUU Perampasan Aset, Ini Sorotan Hinca Panjaitan
"Ya mungkin bawaan dari pejabat-pejabat sebelumnya, kepala daerah, tim sukses dimasukkan di sana datang jam 8, pulang jam 10," ujar Tito.
Ia menyebut pola seperti itu pada akhirnya membuat keberadaan honorer menjadi beban bagi pemerintah daerah.
"Jadi beban," ujar Tito.