Namun, menurut Sukamta, soal kemanusiaan, pendidikan,
kesehatan dan penumbuhan ekonomi rakyat juga tidak kalah penting.
Pelibatan
warga Papua dalam proses pembangunan, menurut Sukamta, mutlak dilakukan.
Baca Juga:
Pemkab Fakfak Selesaikan Inventarisasi 107 CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare, Usul ke Kementan 2026
Sukamta
juga yakin bahwa mayoritas warga Papua tetap ingin bersama menjadi bagian
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Sekarang
tinggal bagaimana pemerintah sungguh-sungguh mengatasi akar masalah yang ada,
ini yang akan pengaruhi masa depan Papua," katanya.
Diketahui, pada Selasa (1/12/2020), Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP)
mendeklarasikan pemerintahan sementara.
Baca Juga:
Pelaku Usaha Nasional dan Korsel Lirik Pala Tomandin dan Kerajinan Pogah Khas Fakfak
Selain
itu, ULMWP juga dikabarkan menominasikan Benny Wenda, pemimpin yang
diasingkan dan tinggal di Inggris, sebagai Presiden. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.