WahanaNews.co | Sebanyak 61 truk, dengan berat masing-masing 25 ton, dikerahkan untuk menguji struktur kekuatan Jembatan Pulau
Balang.
Jembatan ini menghubungkan Kota
Balikpapan dengan calon Ibu Kota Negara yang baru, Kabupaten
Penajam Paser Utara atau PPU, di Kalimantan Timur.
Baca Juga:
Kepala PELNI Balikpapan Imbau Warga Manfaatkan Program Mudik Gratis 1.400 Penumpang
Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana
Jembatan Pulau Balang, Armen Adekristi, mengatakan, jembatan Pulau Balang
tengah dilakukan pengujian beban.
"Tiga hari terakhir ini diuji
beban jembatan dengan menggunakan truk dan 61 truk sudah disiapkan,"
ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/3/2021).
Dalam pelaksanaannya, uji beban
Jembatan Pulau Balang dilakukan dengan memberikan beban setara 70 persen dari
beban rencana maksimum.
Baca Juga:
DLH Balikpapan: Volume Sampah Meningkat 300-400 Ton Per Hari di Ramadhan
Sehingga, dapat
dipastikan Jembatan Pulau Balang kuat dalam menerima beban lalu lintas yang
pada saatnya nanti bisa difungsikan.
Adapun uji beban itu sebagai langkah memenuhi standard dari
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).
Hal tersebut merupakan kewajiban bagi
jembatan bentang panjang di Indonesia untuk mendapatkan sertifikat laik fungsi
jembatan.