Program BSPS sendiri merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, pemerintah juga meningkatkan alokasi bantuan di Kabupaten Minahasa secara signifikan.
Baca Juga:
Warga Tersenyum Sumringah dan Bahagia, Hj. Hesti Haris Serahkan 17 Unit Bantuan Bedah Rumah
Jika pada tahun 2025 hanya terdapat 38 unit rumah yang mendapat bantuan, maka pada tahun 2026 jumlahnya melonjak menjadi 512 unit.
Peningkatan ini menunjukkan adanya perluasan cakupan program untuk menjangkau lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak.
Dalam kesempatan yang sama, ketiga pejabat tersebut turut menyaksikan pelaksanaan mekanisme tender atau lelang rakyat melalui sistem pemilihan toko terbuka untuk pengadaan bahan bangunan.
Baca Juga:
Hj. Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi
Skema ini dirancang untuk menciptakan transparansi serta efisiensi dalam penggunaan anggaran, sekaligus memberikan ruang partisipasi bagi masyarakat.
“Zaman Pak Prabowo kita buka semua secara transparan, sehingga ada efisiensi. Keuntungannya nanti untuk bapak ibu penerima BSPS. Kalau ada kelebihan dana, bisa digunakan kembali untuk menambah bahan bangunan yang dibutuhkan,” kata Menteri PKP.
Menurutnya, mekanisme ini menjadi terobosan dalam pelaksanaan program perumahan rakyat karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengadaan.