WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia di Ritz Carlton Jakarta pada Rabu (11/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menpora Erick menekankan pentingnya menjaga persatuan di antara seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional.
Baca Juga:
Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Paparkan Program Strategis Kemenpora 2026
Menurutnya, persatuan menjadi faktor penting agar prestasi olahraga Indonesia dapat terus berkembang di masa depan.
“Kalau kita mau olahraga kita maju, ya kita tak boleh cari perbedaan,” ujar Erick.
Ia menjelaskan bahwa setiap pemangku kepentingan di bidang olahraga memiliki tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Baca Juga:
Menpora Buka Peluang Provinsi Penyangga untuk PON 2028, Tunggu Keputusan KONI
Namun, apabila terjadi perpecahan atau ketidaksinkronan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh para atlet dan masyarakat.
“Semua ada tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Nanti kalau terpecah, yang menjadi korbannya atlet dan masyarakat,” kata Erick.
Selain itu, Erick menyampaikan bahwa pemerintah saat ini juga terus menjajaki berbagai kerja sama internasional untuk memperkuat sistem olahraga dan pengembangan kepemudaan di Indonesia.
Salah satu bentuk kerja sama tersebut dilakukan dengan Malaysia terkait program dana pensiun bagi atlet.
Pemerintah juga menjalin kerja sama dengan France dalam bidang pengembangan kepemudaan dan olahraga.
Lebih lanjut, Erick menyoroti pentingnya penyelarasan berbagai program dan kegiatan olahraga nasional.
Ia menilai agenda olahraga nasional harus disusun secara terstruktur agar seluruh kegiatan dapat berjalan selaras.
Penyusunan agenda tersebut mencakup berbagai ajang olahraga besar seperti Pekan Olahraga Nasional, SEA Games, Asian Games, hingga Olympic Games.
“Kita harus menyusun agenda yang jelas, kapan PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, supaya semua bisa berjalan dengan selaras,” tambah Erick.
Dengan koordinasi yang lebih kuat serta agenda yang terencana dengan baik, Erick berharap ekosistem olahraga Indonesia dapat menjadi semakin solid.
Ia juga berharap langkah tersebut mampu mendorong peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai ajang internasional.
“Olahraga kita harus menjadi duta bangsa dan mencerminkan kedigdayaan. Hal itu bisa berjalan jika kita kompak,” jelas Erick.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]