Di bawah arahannya, Senegal sempat tampil solid pada ajang Piala Afrika (AFCON).
Tim mampu menunjukkan pertahanan disiplin dengan hanya kebobolan dua gol sepanjang tujuh pertandingan.
Baca Juga:
BNN dan Lemhannas Perkuat Kolaborasi Global Lawan Narkotika
Meski demikian, perjalanan mereka di turnamen tersebut diwarnai kontroversi besar pada partai final menghadapi Maroko.
Insiden bermula ketika gol Senegal dianulir oleh wasit, sementara Maroko mendapatkan hadiah tendangan penalti. Keputusan tersebut memicu protes keras dari kubu Senegal.
Pape Thiaw bersama para pemain bahkan memilih meninggalkan lapangan (walk-out) sebagai bentuk keberatan terhadap keputusan perangkat pertandingan.
Baca Juga:
Mathius Petinju Juara Internasional di Malaysia Dapat Dana Pembinaan dari Manajer PLN UP3 Nias
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti lebih dari sepuluh menit karena terjadi kericuhan yang melibatkan suporter dan sejumlah ofisial.
Setelah situasi kembali kondusif, laga dilanjutkan hingga Senegal akhirnya memastikan kemenangan melalui gol yang dicetak Pape Gueye.
Meski berhasil meraih kemenangan di lapangan, kontroversi tersebut berbuntut panjang.